H Imron Rosyadi Hamid Terpilih Sebagai Rais Syuriah NU Tiongkok

Rois Syuriah PCI NU Tiongkok, H Imron Rosyadi Hamid. (Foto: Istimewa)

NUKITA.ID, MALANGH Imron Rosyadi Hamid, SE MSi terpilih menjadi Rais Syuriah Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Tiongkok untuk periode 2017-2020, dalam perhelatan Konferensi Cabang (Konfrencab) PCINU perdana di Pondok Pesantren Al-islahiyah,Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Minggu (20/8/2017).

Hasil Konferensi Cabang PCI NU  menetapkan H Imron Rosyadi Hamid, SE MSi sebagai rais syuriah dengan cara pemilihan system Ahlul Halli wal ‘Aqdi (Ahwa).

Ada pun pemilihan anggota Ahwa untuk memilih Rois Syuriah terjadi dalam sidang pleno tiga. Sebanyak 5 orang terpilih sebagai anggota AHWA yaitu Drs. KH. Abdullah Suwanto MM, H. Agus Fathuddin Yusuf MA, KH Imron Rosyadi Hamid, SE MSi, A. Syaifuddin Zuhri LM, Su’udut Tasdiq S,HI.

Setelah melakukan rapat selama 20 menit, anggota AHWA memilih H Imron Rosyadi Hamid, SE MSi sebagai Rois Syuriah PCI NU Tiongkok periode 2017-2018. Selanjutnya dengan persetujuan Rois Syuriah secara musyawarah menunjuk Nurwidiyanto, S.Pd M.Sc. menjadi Ketua Tanfidziyah memimpin PCI NU Tiongkok periode 2017-2018 mendampingi Rois Syuriah H Imron Rosyadi Hamid, SE MSi.

Dalam pidatonya Rois Syuriah terpilih H Imron Rosyadi Hamid menyampaikan, memohon doa restu kepada Kiai-Kiai NU yang hadir untuk menjadi Rois Syuriah PCI NU Tiongkok periode 2017-2018 dan menyebarkan Menyebarkan Islam Rahmatan Lil Alamin ala NU di Tiongkok.

“Mohon doa dan restunya dari para Kiai,” ujar pria yang karib disapa Gus Imron itu.

Gus Imron juga berharap semoga PCINU ini dapat menjalankan langkah strategis memperkenalkan Islam Rahmatan lil'alamin di negara dengan penduduk terbesar di dunia itu.

"Untuk menyebarkan Islam Rahmatan Lil Alamin ala NU di Tiongkok," pungkasnya. (*)

Dalam acara ini dihadiri oleh Ketua PBNU, Robikin Emhas, Ketua PP Lesbumi, Agus Sunyoto (penulis buku "Atlas Wali Songo"), KH Tholhah Hasan (Mantan Menteri Agama Indonesia periode (1999-2001), dan juga A Saifudin Zuhri (PP GP Ansor bidang Hubungan Internasional dan Dosen HI UIN Jakarta).

Comments