Tim PP LPBI NU Lakukan Monitoring Program PKMM-CBA di Kabupaten Malang

berita terbaru nu kita
Fokus Group Discussion (FGD) dengan Perwakilan Pokja (Kelompok Kerja) di Masing-masing RW. (Foto: Nukita.id)
Minggu, 10 Oktober 2021 - 22:26 WIB | Dilihat: 431

NUKITA.ID, MALANG – Program Penguatan Kapasitas Masyarakat dalam Menghadapi Covid-19 dan Bencana Alam (PKMM-CBA) yang digagas oleh SIAP SIAGA PALLADIUM bekerjasama dengan PP LPBINU telah berjalan selama tiga bulan. Terhitung mulai bulan Juli 2021. 

Program yang dilakukan di 8 Kota/Kabupaten di Provinsi Jawa Timur, Bali dan NTB ini telah berjalan dengan baik, terbukti dari terus dilakukannya monitoring di setiap daerah. 

Di Kabupaten Malang misalnya, LPBINU Kabupaten Malang selaku pelaksana program terus melakukan monitoring rutin, Sabtu (09/10). 

Kali ini, Tim Monitoring yang beranggotakan SIAP SIAGA PALLADIUM dan PP LPBINU melakukan Monitoring di 2 Desa penerima program yaitu Desa Bedali dan Desa Ampelgading selama 2 hari yaitu, tanggal 08-09 Oktober 2021. 

Adapun kegiatan yang dilakukan adalah sesi wawancara dengan informan kunci seperti Kepala Desa, Pengurus Pura dan Gereja, Tenaga Kesehatan Desa, dan Ketua RW. 

Setelah sesi wawancara dilanjutkan dengan Fokus Group Discussion (FGD) dengan perwakilan Pokja (Kelompok Kerja) di masing-masing RW. 

Terakhir, mengunjungi Rumah Karantina, pemasangan portabel handwash, banner dan poster yg sudah dipasang oleh Pokja di seluruh sudut desa. 

Yayah Ruchyati, selaku Direktur Program PKMM-CBA menyampaikan bahwa kegiatan monitoring ini bertujuan untuk melihat sejauh mana Program ini berjalan dan bermanfaat serta punya impact yang besar bagi masyarakat setempat. 

"Nanti ini bisa menjadi bahan evaluasi bagi kita untuk memperbaiki bagian mana yang masih perlu diperbaiki, sehingga program ini bisa betul-betul dirasakan oleh masyarakat," paparnya. 

Sementara itu, Ubaidillah salah satu tim monitoring PP LPBI NU menyampaikan, monitoring ini adalah sebuah wadah informasi. 

"Yang hasil dari Monitoring yang kami lakukan ini pada prinsipnya adalah kita juga ingin belajar kepada masyarakat terkait perubahan perilaku masyarakat setempat saat adanya Program ini di masa Pandemi," tandasnya. 

Kegiatan monitoring meliputi:
1. Sosialisasi Pencegahan Covid-19 di Rumah Ibadah.
2. Pemanfaatan Portabel Handwash (7 buah per RW).
3. Pemanfaatan Rumah Karantina (1 paket per RW)
4. Pemantauan Kesehatan kepada Warga.
5. Pelatihan Koordinasi terkait Kebencanaan. 

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Desa Wirotaman dan Desa Bedali, PCNU, PC LPBINU dan Tim Lokal Kabupaten Malang, Kelompok Kerja (Pokja), Tenaga Kesehatan, dan Tokoh Agama. (*)


Pewarta : Muzayid
Editor : Puguh Rian Saputro
Tags : , , , , ,

Comments: