Lailatul Ijtima': Kemerdekaan Indonesia Tak Luput dari Andil Para Ulama dan Santri

berita terbaru nu kita
Suasana Acara Lailatul Ijtima' oleh Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama' Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang. (Foto: Nukita.id)
Senin, 04 Januari 2021 - 16:54 WIB | Dilihat: 2.27k

NUKITA.ID, MALANG – Sebagai upaya untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah di kalangan masyarakat nahdiyin dan nahdiyat, pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang, melalui Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama' secara rutin menggelar lailatul ijtima’. Lailatul ijtima ini digelar secara bergantian di masing-masing ranting tiap satu bulan sekali.

Lailatul ijtima'  kali ini di selenggarakan pada hari ahad tanggal 03 Januari 2021. Diawali dengan kegiatan sholat Ghoib dilanjutkan dengan istighosah, yasin dan tahlil mendoakan arwah orang tua, para guru, semua kaum muslimin dan muslimat, khususnya para sesepuh pendiri NU yang telah wafat.

Ketua tanfidiyah MWCNU Sumbermanjing Wetan Bindoro Abdul Aziz dalam sambutannya mengajak para warga nahdiyin agar bersemangat dalam berjuang dan menjalankan syariat islam.

"Jam'iyah Nahdlatul Ulama' merupakan warisan dari wali-wali allah yg dekat dengan allah, maka dari itu kita sebagai warga  nahdiyin haruslah berusaha dengan semangat untuk berjuang dan menjalankan syariat islam, hal ini sesuai dengan surah al ankabut ayat terakhir," ungkap Kiai Abdul Aziz.

Dalam kesempatan ini Agus Aris Mukhlasor selaku pengurus LDNU menyampaikan materi tentang ke NU an, agar warga Nahdiyin lebih mengetahui secara detail tentang NU.

"Alasan utama kita ikut dalam barisan Nahdlatul Ulama' itu adalah yg pertama NU itu didirikan para ulama' yg direstui oleh para auliya'. Kedua awal dari NU merupakan hasil dari rihlah dari beberapa ulama' diberbagai daerah yg sudah beristikhoroh dan meminta ijin pada para auliya," jelasnya.

Gus Aris juga bercerita tentang ikut andilnya para santri dan ulama' NU dalam proses kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Dalam proses kemerdekaan indonesia para ulama' ikut andil didalamnya, salah satunya dalam penyerangan sekutu di surabaya para santri yg telah di gembleng oleh para ulama' berhasil mengusir para penjajah yg sering di sebut resolusi jihad dan pada saat ini di peringati sebagai hari santri nasional," ungkapnya.

Beliau juga menceritakan bagaimana peran besar para ulama pada perumusan kesatuan NKRI. 

"Dalam perumusan kemerdekaan indonesia para ulama'  NU  yg ada pada panitia 9 sangat menjunjung tinggi kesatuan NKRI dikarenakan indonesia terdiri dari berbagai suku ras dan agama demi kemashalatan bersama dan semata mata menghindari mudarat yg lebih besar," pungkasnya (*)


Pewarta : Muzayid
Editor : Andi Hartik
Tags : , , , , ,

Comments: