Ribuan Kotak Amal Danai Teroris, Ketua LAZISNU Jatim Wanti-wanti Masyarakat

berita terbaru nu kita
A Afif Amrullah, Ketua NU Care-LAZISNU Jawa Timur. (Foto: jatim.nu.or.id)
Sabtu, 19 Desember 2020 - 21:29 WIB | Dilihat: 2.04k

NUKITA.ID, SURABAYA – Menyikapi berita yang santer terkait pernyataan Markas Besar (Mabes) Kepolisian Republik Indonesia (Polri) bahwa 13.000 kotak amal digunakan untuk mendanai kegiatan terorisme, dan tersebar di supermarket di Indonesia. Melihat realitas tersebut, NU Care-Lembaga Amil, Zakat, Infaq, Sadhaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Jawa Timur tidak tinggal diam.

A Afif Amrullah, Ketua NU Care-LAZISNU Jawa Timur memaparkan bahwa kasus tersebut harus diusut dengan tuntas oleh penegak hukum.

"Kita hormati setiap proses hukum yang dilakukan oleh para penegak hukum. Baik itu densus 88, badan penanggulangan terorisme, ataupun kepolisian, agar berita ini bisa diusut dengan tuntas," ungkapnya.

Selain itu, Gus Afif sapaan akrabnya, menyatakan bahwa jika kasus tersebut terbukti benar maka penegak hukum harus segera melakukan pencegahan.

"Jika memang kasus tersebut benar, tentu kita mendorong agar para penegak hukum bisa melakukan langkah pencegahan agar kedepan tidak terjadi lagi," terangnya.

Menurut Dosen Universitas Sunan Giri (Unsuri) Surabaya tersebut masyarakat Indonesia memang memiliki karakter dermawan. Namun dengan adanya kasus seperti ini, tentu kedermawanan tersebut haruslah disikapi dengan bijak dan cerdas.

"Bahwa memang salah satu karakter kuat masyarakat Indonesia adalah dermawan dan suka membantu. Itu sangat baik, tetapi memang dengan adanya kasus ini, kita tentu harus bijak dan cerdas kepada siapa kita memberi bantuan kita. Supaya niat baik yang kita lakukan itu bisa terarah dan tidak digunakan untuk hal-hal yang justru berdampak negatif kepada kita," paparnya.

Di akhir keterangannya, Gus Afif berharap masyarakat lebjh memperhatikan dalam menyalurkan donasi maupun bantuan.

"Kami mengajak kepada masyarakat semuanya agar menyalurkan mendonasikan kepada lembaga yang resmi dan rekam jejaknya jelas, NU Care-LAZISNU misalnya. LAZISNU, lembaga yang dibentuk oleh NU yang terbukti sejak 1926 senantiasa membangun bangsa melalui berbagai macam aspek. Tentu donasi dari masyarakat akan kami alokasikan untuk pembangunan maupun kebutuhan bangsa, tidak mungkin untuk mendanai terorisme," pungkasnya.(*)


Pewarta :
Editor :
Tags : , , , , ,

Comments: