Bedah Buku Menjerat Gus Dur

LTN NU Malang Hadiri Bedah Buku Menjerat Gus Dur di PWNU Jatim

PC LTN NU Kabupaten Malang hadiri acara bedah buku "Menjerat Gus Dur", Selasa (4/2/2020). Foto : Nukita

NUKITA.ID, SURABAYA –  PC LTN NU Kabupaten Malang hadiri acara bedah buku "Menjerat Gus Dur", Selasa (4/2/2020).

Acara yang digelar di kantor PWNU Jawa Timur ini dihadiri langsung oleh penulis buku Virdika Rizky Utama.

Virdika mengungkapkan perspektifnya tentang perjalanan dari menemukan dokumen-dokumen penting.

"Terbentuklah menjadi buku yang berjudul Menjerat Gus Dur," katanya.

Virdika menjelaskan jika dokumen penting tersebut sebagian adalah alasan kenapa Gus Dur di lengserkan.

Ia menjelaskan Gus Dur dilengserkan dengan alasan begitu saja tanpa adanya dokumen. Maka perlunya buku ini kembali mengulas atau membela Gus Dur.

"Agar semua warga Nahdliyin tahu bagaimana sejarah dilengserkannya Gus Dur. Dalam artian memperjuangkan keadilan sejarah Gus Dur," cetusnya.

Dihadiri juga juru bicara Gus Dur KH Yahya Cholil Staquf yang menceritakan perspektif sejarah pejabat pemerintah saat itu.

"Satu-satunya senjata bagi Gus Dur adalah pernyataan atau statmentnya," katanya.

"Mengingat Gus Dur adalah orang yang tidak punya harta. Punya pasukan berani mati tapi takut lapar. Ga punya senjata, maka dari itu pernyataanlah yang menjadi senjata bagi beliau," ungkapnya.

Lebih lanjut ia menggambarkan bahwa peperangan sesungguhnya bagi Gus Dur bukanlah jabatan presiden, melainkan perang berusaha membangun rekonstruksi negara setelah orde lama.

"Baik itu membangun dari sektor perekonomian, dan pendidikan," jelas Gus Yahya.

Di acara bedah buku yang dimoderatori oleh Prof Akh Muzakki ini juga hadir Pengamat Politik LIPI, Hermawan Sulistyo, beberapa perwakilan Banom, dan kurang lebih 2 ribu tamu undangan.(*)

Comments