Hadiri Rapimwil PW IPNU Jatim, Ketum PP IPNU: Harus Punya Terobosan

Ketua PW IPNU Jatim, Choirul Mubtadi'in, Ketua PP IPNU, Aswandi Jailani, dan Sekretaris PP IPNU, Mufarrihul Hazin saat hadiri Rapimwil PW IPNU Jatim di PP Al Yasini, Pasuruan, Sabtu (11/5/2019). (FOTO: Nukita.id)

NUKITA.ID, PASURUAN – Ketua PP IPNU, Aswandi Jailani, didampingi (Sekretaris Umum) Sekum PP IPNU, Mufarrihul Hazin hadiri (Rapat Pimpinan Wilayah) Rapimwil PW IPNU Jatim di PP Al-Yasini, Pasuruan, Sabtu (11/5/2019) malam.

Rapimwil ll PW IPNU Jatim dan Safari Ramadhan tersebut dibuka langsung oleh PP IPNU, Aswandi Jailani yang turut serta bersamaan dengan agenda buka bersama itu.

Aswandi menyampaikan harapannya, bahwa Rapimwil PW IPNU Jatim harus menghasilkan rumusan serta terobosan tentang bagaimana cara agar IPNU kedepan bisa mudah masuk ke wilayah sekolah serta pondok pesantren.

"Harus bisa dan harus terus diupayakan, supaya IPNU bisa lebih membumikan nilai nilai Islam Aswaja. Dan terus sinergi dengan pondok pesantren dalam menjaga khittah Nahdlatul Ulama," katanya.

Hal tersebut bisa diawali dengan membentuk modul pengkaderan. "Bisa diawali dengan membuat modul supaya bisa dipahami dan diterapkan di seluruh Pimpinan Cabang se-Jawa Timur. Lebih-lebih seluruh Indonesia."

Sementara itu, Sekum PP IPNU, Mufarrihul Hazin menyampaikan beberapa hasil Kongres IPNU XIX 2018 di Cirebon beberapa bulan lalu dibuat dasar program dalam Rapimwil PW IPNU Jatim kali ini.

"Beberapa rekomendasi hasil Kongres PP IPNU mungkin bisa menjadi rujukan atau rekomendasi program kerja yang bisa diterapkan nantinya," ungkapnya.

Farih sapaan akrabnya juga mengingatkan kembali bahwa yang menjadi fokus bidang garap IPNU adalah Pendidikan. "Terkhusus keterpelajaran yang berarti fokus di pendidikan."

"Karena sejarah tertulis IPNU lahir dari Rahim LP Maarif yang mana itu adalah lembaga pendidikan. Disisi lain IPNU adalah organisasi kader bukan organisasi massa, sehingga harus lebih fokus dan berinovasi dalam sistem pengkaderannya," jelasnya.

Beberapa poin hasil Kongres IPNU XIX 2018 yang di sampaikan di Rapimwil PW IPNU Jatim dan Safari Ramadhan PP IPNU tersebut mencakup beberapa perubahan POA 2015 dalam Kongres IPNU XIX 2018.

Yakni, logo IPNU, SP PAC kembali diterbitkan oleh PC, Ketua PW maksimal 26 tahun saat terpilih, Perubahan nama Rakernas menjadi Konbes, PR yang awalnya melakukan Konferensi Ranting saat pergantian pucuk pimpinan kembali menjadi RAT (Rapat Anggota), tentang PKPT, dan Itihaduthulab (Majlis Dzikir dan Sholawat) Majlis Resmi dari IPNU yang akan di sahkan pada Konbes bulan 7 di Lampung.

Informasi lainnya, Safari Ramadhan PP IPNU ini juga akan mampir ke beberapa PC Kota atau Kabupaten lainnya. Dijadwalkan, rombongan PP IPNU juga akan berkunjung ke PC IPNU Kabupaten Malang pekan ini. (*)

Berita Lainnya

berita terbaru
Meneguhkan Aswaja

Jawara NU Award Pulang Bawa Mobil dan Motor

02/07/2019 - 15:18

berita terbaru
Komitmen PKB

Caleg PKB Tidak Akan di Lantik Sebelum Ikut PKPNU

02/07/2019 - 06:18

Comments