Resmikan Telaga Baca, Mahasiswa Unira Malang Taklukkan Cerita Mistis jadi Wisata Sehat Craba'an

Papan nama Telaga Baca Craba'an di Dusun Craba'an, Desa Sumbersuko, Kecamatan Dampit. (FOTO: Dena Setya Utama/NUKita)

NUKITA.ID, MALANGMahasiswa Unira Malang (Universitas Islam Raden Rahmat Malang) yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) mendapat cerita mistis saat meresmikan Telaga Baca di Dusun Craba'an, Desa Sumbersuko, Kecamatan Dampit, Rabu (20/3/2019).

Cerita turun temurun dari para warga itu di sampaikan kepada para mahasiswa yang tergabung dalam kelompok 25 KKN-T Unira Malang, salah satunya Ahmad Rodzi.

Mahasiswa Unira Malang bersama warga Craba'an melakukan kegiatan jalan sehat dan persemian Telaga Baca Craba'an, Rabu (20/3/2019). (FOTO: Dena Setya Utama/NUKita)

Rodzi mencertikan ada cerita mistis yang beredar di masyarakat sekitar. "Saat musim hujan air telaga malah mengalir kecil, sementara saat musim kemarau air telaga malah meluap bahkan sampai meluber ke jalan kampung."

"Lahan di atas telaga yang rindang membutuhkan hanya sedikit sentuhan untuk menjadikannya menarik dikunjungi. Pengunjung juga akan mendapat referensi tentang tumbuhan langka saat berkunjung ke Telaga Baca," paparnya.

Karena di area ini ungkap Rodzi ada tanaman langka yang sengaja dibudidayakan. "Misalnya pohon pule, sono keling, juga pohon jabon yang dikembangkan pertama kali oleh warga lokal Craba’an," tambahnya.

Lokasi Telaga yang juga dekat dengan lembaga pendidikan menjadi nilai tambah tersendiri ketika lahan di sekitar telaga disulap menjadi area wisata edukasi.

"Di Telaga Baca terdapat lapangan yang luas yang bisa digunakan sebagai tempat outbond, kegiatan persami, dan kegiatan out door lainnya. Sementara gazebo bisa digunakan sebagai sarana belajar mengajar, agar siswa tidak jenuh dengan suasana belajar di dalam kelas," ujarnya.

Hadirnya Telaga Baca harap Rodzi bisa menjadi pemantik semangat gemar membaca generasi muda dusun Craba’an khususnya dan warga Sumbersuko semua pada umumnya.

"Karena dengan membaca adalah cakrawala pengetahuan itu akan terbuka lebar. Butiran-butiran ilmu itu akan terkumpul untuk kemudian menjadi lautan yang akan mampu mengangkat derajat orang yang memilikinya. Seperti yang telah dijanjikan oleh Allah dalam Al Qur’an," jelas Mahasiswa jurusan Pendidikan Agama Islam Unira Malang ini.

"Disisi lain cerita mistis di Craba'an ini, kami mahasiswa Unira Malang mendirikan Telaga Baca yang memang tak seindah taman langit, tak semegah taman sari kerjaan Majapahit, namun Telaga Baca ini dikembangkan dengan hati, dengan Semangat mengabdi, mengamalkan wahyu yang diturunkan pada Nabi. Insyaallah bermanfaat," pungkasnya. (*)

Comments