Konferwil PW IPNU Jatim 2018

IPNU Dihadapkan Pekerjaan Rumah yang Berat

Grafis: TIMES Indonesia

NUKITA.ID, MALANGPerhelatan konferensi wilayah IPNU Jawa Timur akan digelar 3-5 Agustus mendatang di IAI Ibrahimy Banyuwangi.

Konferwil IPNU Jawa Timur ini adalah ajang musyawarah tertinggi IPNU di Jawa Timur.

Ada beberapa bidang garap yang nyata yang harus di sikapi organisasi pelajar Nahdlatul Ulama (NU) saat ini, dan juga masalah pelajar pada umumnya.

Pertama, IPNU Jawa Timur memang saat ini menjadi barometer pengkaderan IPNU di Indonesia, namun IPNU Jawa Timur tidak boleh bangga dengan capaian itu.

Ini karena bidang garap IPNU sendiri belum pernah tergarap secara optimal. Sekolah-sekolah Ma'arif belum sepenuhnya memasukkan IPNU sebagai organisasi kesiswaannya.

Bahkan banyak juga pelajar pelajar NU di sekolah NU yang tidak mengenal IPNU.

Oleh karenanya, IPNU Jawa Timur ke depan harus mampu mengoptimalkan IPNU di sekolah-sekolah.

Siapapun ketuanya nanti program 'membumikan' IPNU ini harus menjadi program prioritas terlebih dengan segarnya kepengurusan NU diharapkan mempermudah koordinasi proses pengkaderan di sekolah-sekolah NU.

Kedua, salah satu isi visi IPNU adalah mewujudkan pelajar bertaqwa dan berakhlak mulia.

Tantangan nyata mewujudkan visi tersebut sangat terpampang jelas dengan menurunnya moral para pelajar saat ini. Penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, dan kenakalan remaja yang lain adalah pekerjaan rumah besar IPNU.

IPNU ke depan harus peduli dengan masalah-masalah pelajar, dan IPNU harus memberi manfaat terhadap anggotanya.

Ketiga, IPNU harus mampu menjawab tantangan global, IPNU harus melek teknologi, IPNU juga harus mandiri, karena ke depan persaingan akan semakin sulit.

Masa depan NU dan  Indonesia ada di tangan IPNU. IPNU harus mampu menyiapkan kader-kadenya dengan membekalinya dengan berbagai keterampilan sehingga memiliki daya saing.(*)

* Penulis, Yusuf Bahtiar adalah Ketua PC IPNU Kabupaten Malang

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id

*Sumber: TIMES Indonesia

Berita Lainnya

berita terbaru
Hari Santri Nasional 2017

Habib Ja'far: Peringatan Hari Santri Masyaallah...

22/10/2017 - 21:38

berita terbaru
Hari Santri Nasional 2017

Resolusi Jihad Wujud Semangat Juang Kemerdekaan Indonesia

17/10/2017 - 14:30

berita terbaru
Hari Santri Nasional 2017

Menilik Sejarah Hari Santri Nasional

09/10/2017 - 20:57

Comments